Menyambut Hari Lahir Kartini ditengah Covid 19, Kohati Tarbiyah Undang Mantan Pengurus Kohati PB sebagai pemateri dalam diskusi secara online sekaligus terbuka untuk Umum
Dalam rangka memperingati hari kartini yang jatuh pada tanggal 21 april 1879 - 21 april 2020, Ketua Umum Kohati Tarbiyah IAIN Madura gelar diskusi keperempuanan secara online pada hari selasa tanggal 21 april 2020. Perlu diketahui hari kartini merupakan pengingat bahwa bangsa Indonesia yang bernama Raden Ajeng Kartini adalah seorang pahlawan emansipasi Wanita Indonesia yang terkenal gigih memperjuangkan kesetaraan gender dalam hidupnya sekaligus pelopor pejuang keadilan untuk kaum perempuan Indonesia. Sehingga sangat penting bagi kaum perempuan untuk mengingat dan mengambil nilai moral atas dedikasinya terhadap bangsa Indonesia.
Diskusi online ini bertemakan “Meningkatkan Kualitas Pemberdayaan Perempuan dengan semangat Kaum Kartini” yang diisi langsung oleh mantan Pengurus PB Kohati sekaligus Mantan Ketua Umum Kohati Bangkalan yakni Yunda Siti Hotijah Adawiyah dan dipimpin langsung oleh moderator yakni Lailatul Khomsiyah (Kader HMI Tarbiyah jam19) dimulai dari jam 20.00 hingga selesai melalui online dalam grup WA. Diskusi yang dilaksanakan melalui WA ini dibuka secara “UMUM” dan dapat mendaftar melalui nomer via WA yakni 081998096976. Acara diskusi ini merupakan diskusi yang seharusnya digelar secara tatap muka akan tetapi dialihkan secara online karena melihat kondisi di tengah COVID 19 yang masih belum mereda.
Ketua Umum Kohati Ayunda Hayyah mengatakan diskusi ini memiliki tujuan yaitu untuk bagaimana perempuan khusunya Kohati dapat mengembangkan potensi, kualitas serta peran sebagai perempuan dari berbagai bidang pemberdayaan, dan dapat mempunyai semangat seperti Kartini”ungkapnya.
Dengan adanya diskusi ini diharapkan semangat kader untuk meningkatkan kapasitas keilmuan disaat lock down ini akan selalu berkobar meskipun kegiatan perkaderan dialihkan untuk sementara waktu melalui daring (dalam jaringan), mengingat kondisi COVID 19 masih perlu diantisiapsi untuk memutus tali rantainya salah satunya yakni dengan memutuskan kegiatan yang melibatkan kerumunan massa.
Apalagi dalam menyambut Hari Kartini, yang tentu juga dekat dengan memasukinya bulan Ramadhan, kohati diharap sebagai tonggak peradaban bangsa untuk senantiasa meningkatkan kecakapan keilmuan akademisnya sehingga dapat melahirkan bibit-bibit produktif unggul dengan beriman, berilmu dan beramal.
Yakusa
Diskusi online ini bertemakan “Meningkatkan Kualitas Pemberdayaan Perempuan dengan semangat Kaum Kartini” yang diisi langsung oleh mantan Pengurus PB Kohati sekaligus Mantan Ketua Umum Kohati Bangkalan yakni Yunda Siti Hotijah Adawiyah dan dipimpin langsung oleh moderator yakni Lailatul Khomsiyah (Kader HMI Tarbiyah jam19) dimulai dari jam 20.00 hingga selesai melalui online dalam grup WA. Diskusi yang dilaksanakan melalui WA ini dibuka secara “UMUM” dan dapat mendaftar melalui nomer via WA yakni 081998096976. Acara diskusi ini merupakan diskusi yang seharusnya digelar secara tatap muka akan tetapi dialihkan secara online karena melihat kondisi di tengah COVID 19 yang masih belum mereda.
Ketua Umum Kohati Ayunda Hayyah mengatakan diskusi ini memiliki tujuan yaitu untuk bagaimana perempuan khusunya Kohati dapat mengembangkan potensi, kualitas serta peran sebagai perempuan dari berbagai bidang pemberdayaan, dan dapat mempunyai semangat seperti Kartini”ungkapnya.
Dengan adanya diskusi ini diharapkan semangat kader untuk meningkatkan kapasitas keilmuan disaat lock down ini akan selalu berkobar meskipun kegiatan perkaderan dialihkan untuk sementara waktu melalui daring (dalam jaringan), mengingat kondisi COVID 19 masih perlu diantisiapsi untuk memutus tali rantainya salah satunya yakni dengan memutuskan kegiatan yang melibatkan kerumunan massa.
Apalagi dalam menyambut Hari Kartini, yang tentu juga dekat dengan memasukinya bulan Ramadhan, kohati diharap sebagai tonggak peradaban bangsa untuk senantiasa meningkatkan kecakapan keilmuan akademisnya sehingga dapat melahirkan bibit-bibit produktif unggul dengan beriman, berilmu dan beramal.
Yakusa

Komentar
Posting Komentar