PTKP HMI Kom. Tarbiyah Berhasil Gelar Agenda Unik Dengan Kegiatan Bernama Dilan ( Diskusi dan Jalan-Jalan ) Sekaligus Bakar-Bakar Bersama

PTKP Tarbiyah sukses gelar Dilan (Diskusi dan Jalan-Jalan) sekaligus bakar-bakar bersama yang dilaksanakan di Pantai Jumiang dari jam 8  pagi hingga 12 siang pada hari rabu 18/3/2020. Acara ini merupakan salah satu program wajib yang dirancang oleh Kepengurusan Tarbiyah khususnya bidang PTKP sebagai wujud ikhtiar kaderisasi di HMI. Tampak dihadiri langsung oleh Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah, Yunda Uswatun Hasanah dan Ketua Umum Insan Cita, Kanda Toriq A , serta kepengurursan yang lainnya khususnya HMI Tarbiyah IAIN Madura.

Kabid PTKP yakni Kanda Alung (Akrab sebagai sapaannya), mengatakan bahwa program ini memang masuk ke program wajib PTKP, dimana acara Dilan (Diskusi dan Jalan-Jalan) diiringi dengan bakar-bakar agar lebih memberikan pompa semangat untuk kader sekaligus tadabur bersama alam secara langsung. Diskusi ini diisi oleh Kanda Royhan Ikbal sebagai pemateri sekaligus anggota dari kepengurusan PTKP HMI Tarbiyah IAIN Madura. Agenda ini dimulai dari bakar-bakar bersama dan makan bersama sekaligus membuka diskusi sebagai langkah progresif untuk mematangkan wawasan kader baik secara akademisi maupun mental.

Dalam diskusi ini pemateri yaitu Kanda Royhan Ikbal mengangkat tema ”Kader dan Kaderisasi” dengan tujuan agar lebih memiliki rasa kepemilikan terhadap HMI sehingga amanah yang diemban terhadap kader dapat terinternalisasi di setiap diri kader dalam menjalankan roda keorganisasian. Dibuka langsung oleh moderator yaitu Kanda Dayat sekaligus sebagai sekertaris PTKP serta memberikan kesempatan sambutan untuk membuka diskusi terhadap Ketua Umum HMI Tarbiyah IAIN Madura Yunda Uswatun Hasan, Kabid PTKP yakni Kanda Alung, serta dipasrahkan langsung terhadap pemateri yakni Kanda Royhan Ikbal untuk memaparkan terkait tema yang sudah diangkat.

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh pemateri yakni Kanda Royhan Ikbal mengatakan bahwa tema yang diangkat yakni “Kader dan Kaderisasi” sangat penting diketahui oleh setiap kader HMI khususnya, agar menumbuhkan rasa milik dan kecintaan terhadap HMI dalam menjalankan roda perkaderan yang dinamis dan progresif. Seperti melihat fakta sosial dilapangan bahwa awal kader masuk HMI dengan mengikuti jenjang Training LK 1 dari sekian puluhan anggota yang mendaftarkan dirinya, namun dari semua anggota tersebut hanya berapa persen yang aktif ber-HMI.

Tentu ini adalah hal yang ironis yang perlu diselesaikan bersama dalam merawat perkaderan di HMI. Pemateri juga mengatakan bahwa kader dan kaderisasi itu berbeda. Jika kader adalah seorang individu sebagi subjek yang memikul tanggung jawab ber-HMI yang dilatih secara maksimal dan terorganisir. Sedangkan kaderisasi adalah jenjang training yang dialui di HMI pasca LK 1 untuk menerima dan melaksanakan proses yang dilakukan para kader organisasi secara kolektif untuk mewujudkan visi dan misi dari sebuah organisasi.

Dilain waktu, pemateri juga memaparkan bawah eksitensi HMI sebagai organisasi perkaderan perlu dirawat salah satunya dengan menjaga budaya-budaya dari HMI yang patut dilestarikan seperti menulis, membaca, diskusi dan aksi. Ikhtiar ini kami dari pengurus dilakukan untuk selalu menjaga eksitensi HMI agar dapat memformulasisasikan gagasan terhadap bangsa ini. oleh karena itu, dengan adanya acara Dilan (Diskusi dan Jalan-Jalan) diharapkan mampu diinternalisasi oleh setiap kader untuk memiliki rasa milik dan cinta terhadap HMI agar dapat menjaga esksitensi HMI dengan baik. 

Yakusa

Kekurangan hanyalah milik kami dan Kelebihan Hanyalah Milik Allah SWT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HMI Komisariat Tarbiyah IAIN Madura Gelar Aksi Galang Dana Untuk Irham Maulana

Sambut Milad Ke 74, HMI IAIN Madura Gelar Diskusi Publik

Kesuksesanmu adalah Kesempatanmu